Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Februari 2011

Laki-laki Sejati

Aku bertanya pada Bunda, bagaimana memilih Lelaki Sejati ?
Bunda menjawab, Nak……….

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar,
Tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang,
Tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,
Tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia dihormati ditempat bekerja,
Tetapi dari bagaimana dia dihormati di dalam rumah

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan,
Tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang,
Tetapi dari hati yang ada dibalik itu

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yg memuja,
Tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari barbel yang dibebankan,
Tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci,
Tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca

Saya Ibu terburuk didunia (Sebuah Kisah Nyata Yang sangat Ironi)

Sebuah Kisah Ironis di Irlandia utara yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia
“Saya ibu terburuk di dunia ini”
 Oh, Tuhan, ijinkan aku menceritakan hal ini..., sebelum ajal menjemputku...
 20 tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh... Sam, suamiku, memberinya nama Eric.
Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan. Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga.
Ditahun kedua setelah Eric dilahirkan sayapun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah... Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya.
Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup.
Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya dengan beserta Eric yang sedang tertidur lelap. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang.
Setahun..., 2 tahun..., 5 tahun..., 10 tahun... telah berlalu sejak kejadian itu. Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Ia adalah seorang pastor di gereja St. Maria. Usia pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang.
Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.
Sampai suatu malam... Malam dimana saya bermimpi tentang seorang anak...
Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali... Ia melihat ke arah saya.
Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada mommy!
Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya,
"Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu.
Siapa namamu anak manis?"
"Nama saya Elic, Tante."
"Eric...? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?"
Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar di kepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.
Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran
Ya Eric, mommy akan menjemputmu Eric...
Sore itu saya memarkir mobil Civic biru saya disamping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang sebenarnya terjadi?"
"Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu," tapi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak... Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian.
Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric... Eric... Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu.
Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu... Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apapun juga! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu. Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya...
Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, sayapun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja.
Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua.
Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau, "Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?"
Dengan memberanikan diri, sayapun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"
Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu!
Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu..."
Sayapun membaca tulisan di kertas itu, "Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."
Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan... Katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan menyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan...!!!"
Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
"Nyonya, semua sudah terlambat (dengan nada lembut). Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana. Nyonya, dosa anda tidak terampuni!"
Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.

Kamis, 23 Desember 2010

How to Learn Urdu on the Internet

By Khalidah Tunkara, eHow Contributor

Urdu, which is spoken in several countries, including Pakistan, India and the U.S., originated as a dialect of Turkish phonetics. To learn Urdu online, all that is needed is a few minutes spent each day learning the language and a motivation to apply the language in everyday conversation with other Urdu speakers.
Difficulty: Moderate

Instructions

  1. Visit an online Urdu tutorial site to start your lessons. There are a host of sites that specialize in teaching the language and won't charge any fees. One such site, word2word.com, offers a free course in Urdu as well as other language courses.
  2. Get a tape recorder to record yourself speaking. This will allow you to hear what you sound like to others and can be a great way to catch your language errors quickly. Most language sites offer a pronunciation tool so you can hear what a word or sentence should sound like. But nothing is better than hearing your own voice for corrections.
  3. Practice writing down all the alphabets of the Urdu language from right to left. Since Urdu's language structure is similar to Arabic's (it is written from right to left instead of left to right), it may be easy to learn if you are already familiar with Arabic or any other language that has the same structure.
  4. Practice speaking some of the letters with a mirror or with someone online, via a webcam, who speaks the Urdu language. This will allow you to see how your mouth should be formed while speaking and help you attain the correct voice and inflection for certain words.
  5. Keep a journal of Urdu letters and try to see how many words you can find when visiting cultural exhibits, grocery stores and other places where the language is spoken or on display. Be aware that Urdu has some words that may not be found in English. Therefore, it is important to avoid substitutions. Rehearse conversations with a native speaker.

How to Learn Urdu Online

Urdu is the national language of Pakistan, and there are over 100 million Urdu speakers worldwide. Much of the language is a combination of Persian and Arabic, including Urdu script, which has been around for centuries. If you desire to learn Urdu, you can find numerous online sites and downloadable software programs to help you master the language.
Difficulty: Moderate

Instructions

  1. Become familiar with the Urdu alphabet. The Omniglot website has a printable sheet with the Urdu alphabet and numerals.
  2. Study common phrases and vocabulary. Download free online language software that translates from English to Urdu. The Byki website has dozens of packages available, including the free Urdu Lite application. Although you will have to purchase the full version in order to access the complete lesson plan, the Lite version has enough features to teach you some basic vocabulary and phrases commonly used in Urdu.
  3. Move on to more advanced Urdu language lessons. The website of Syracuse University posts free lessons for those interested in learning Hindi or Urdu. These lessons will extend your vocabulary as well as instruct on compound verbs, pronouns and other grammatical rules used in Urdu. In order to understand these lessons, you need to be familiar with the Urdu script.
  4. Take part in an online language exchange program. Some online sites offer a chance to learn and practice Urdu by using the language in everyday situations. For example, sign up on My Language Exchange to find an Urdu language partner. You will have the option to email, voice chat or text chat with your partner.


Read more: How to Learn Urdu Online | eHow.com http://www.ehow.com/how_5192277_learn-urdu-online.html#ixzz18vFvpE3T

How to Easily Learn Urdu

Urdu is mainly spoken in Pakistan.
 
Urdu is mainly spoken in Pakistan.
Pakistan Kohistan 07 image by Arnim Schulz from Fotolia.com
According to Learning Language Advisor, Urdu is a very close relative of the Hindi language, and they are both spoken by about 600 million people in South Asia today. Urdu is spoken mainly in Pakistan. Urdu is also distantly related to European languages, and some of its features, therefore, resemble those of European languages.

If you want to learn Urdu, you will need to spend many hours studying the language. However, you can learn Urdu by using engaging study methods and teaching tools. This will make the learning process more fun and less cumbersome than merely studying a book.
Difficulty: Moderately Challenging

Things You'll Need:

  • English-Urdu/Urdu-English dictionary
  • Urdu grammar book

    Instructions

  1. Learn Arabic alphabet and numbers. Urdu in written in the Arabic script, and it is read and written from right to left. The UK India website offers free beginning Urdu writing lessons online.
  2. Build your vocabulary in Urdu by learning common words and phrases. Utilize YouTube to help you learn Urdu. There are many instructional Urdu videos available. When you watch the videos, you will be able to hear the words being spoken. Also, you'll often see the words written in Urdu, and sometimes even the person speaking them. Search for "learn Urdu" on the YouTube website.

    Pause the videos occasionally and repeat the words you are learning. Rewind each video and play it back to hear words again.
  3. Listen to and read Urdu as much as possible. Read and listen to the news in Urdu daily online. For example, the BBC News website allows you to read the news in Urdu. Plan on spending time everyday reading and listening to the language.
  4. Join an online language exchange such as My Language Exchange to practice your speaking and writing skills in Urdu. You can chat via text and with audio to an Urdu speaker who wants to learn English. You can also exchange emails in Urdu. Ask your conversation partner to correct your grammar and to help you build your vocabulary when you talk together. Meet regularly so that you get plenty of practice producing the language.
  5. Hire a private Urdu tutor. Once you reach a plateau in learning Urdu, a private tutor will help you target specific areas of the language you need to improve with personalized lessons.


Read more: How to Easily Learn Urdu | eHow.com http://www.ehow.com/how_6564695_easily-learn-urdu.html#ixzz18vF0Pl68

How to Learn Urdu for Kids

Urdu is spoken in Pakistan and India.
 
Urdu is spoken in Pakistan and India.
Pakistan Kohistan 04 image by Arnim Schulz from Fotolia.com
Around 150 million people around the world speak Urdu. The language, spoken mainly in Pakistan and India, is spoken as a first language by about 60 million people. (See Reference 1.) Resources are available for parents who wish their children to speak Urdu, even if they do not speak the language themselves. Encourage your children to pick up a new language by using a variety of learning material that will engage and interest them.

Instructions

    • Purchase an Urdu DVD course for children. These interactive, creative lessons are designed for young learners. The My Desi Guru line of Urdu DVDs for children includes multiple lessons. Also watch free Urdu lessons for children on YouTube. Search for "Urdu for kids."
    • Hire an online Urdu tutor for your children. Basic computer knowledge is required to operate online tutoring software, but many tutoring companies have technical support available during lessons. Urdu Reading is one such online Urdu tutoring service, and it works with children. If you hire an individual online tutor from a site such as EduFire or ForteMall, be sure that the tutor is willing and able to work with children. (See Resources 1, 2, and 3.)



      Another option is to find an Urdu tutor in your community who is willing to come to your home or meet with your child in a public place.
    • Invest in an online teaching program that will teach your children Urdu. Students log in and complete material for a particular lesson in Urdu on Urdu at Home. This site also has Urdu learning materials such as flash cards and Urdu language learning CDs available for purchase. Download free Urdu worksheets as well from this site.
    • Seek out Urdu classes for children at your local Pakistani or Indian cultural center. These cultural community centers may hold classes for children.


Read more: How to Learn Urdu for Kids | eHow.com http://www.ehow.com/how_6904797_learn-urdu-kids.html#ixzz18vEAsqWB

How to Eat Properly Before an Exam

Eat Properly Before an Exam
Eat Properly Before an Exam
How to Eat Properly Before an Exam
Preparing yourself physically and mentally for an exam is just as important as learning the material. You must make sure you eat properly before the test, so you can focus on answering questions correctly and not on your hunger pains or fatigue.

Instructions

  1. Eat a well-balanced meal before the actual exam. If your exam is in the morning, give yourself time to eat breakfast. Include protein and fruit to provide energy.
  2. Fill yourself with protein-rich foods like eggs, nuts, yogurt and cottage cheese during breakfast and lunch on the day of the test. The benefits will last throughout the day.
  3. Keep each meal light, as heavy dishes will cause you to be drowsy. Skip dessert if you aren't hungry. The last thing you need is to fall asleep during a test.
  4. Skip the caffeine as a meal substitute. Avoiding caffeine all together (if you normally drink it) may cause headaches, but you shouldn't overdo it. Overdosing on coffee and energy drinks may cause you to become too jittery and then crash. Try green tea as a natural caffeine addition to your diet.
  5. Drink a protein shake, smoothie or other healthy energy drink if you are too nervous to eat. This gives you the energy you need to keep going until you can eat properly.
  6. Keep healthy snacks like protein bars and fruit in your bag to munch on between tests. Keep your energy up without resorting to sugary treats, which may cause quick bursts of energy leading to a crash.
  7. Take a multivitamin every day. Omega-3s and B vitamins increase brain functionality, but you also need a full range of nutrients to keep your body healthy.
  8. Moderate your drinking during exams. Excessive alcohol causes fatigue, headaches and general lack of focus. Try not to drink at all the night before a test.
  9. Drink plenty of water to keep hydrated before and during an exam. Dehydration may cause you to loose focus or feel sick during the test.


Read more: How to Eat Properly Before an Exam | eHow.com http://www.ehow.com/how_2189053_eat-properly-before-exam.html#ixzz18vCL4WOy

Rabu, 22 Desember 2010

Azumanga Daioh [anime n manga]

Judul Asli: Azumanga Daioh あずまんが大王
Author: Kiyohiko Azuma
Genre: Comedy, High School, Slice of Life
Publisher: MediaWork
Magazine: Dengeki Daioh
Original Run: Februari 1999 - Juni 2002
Manga vol: 4 [complete]
Anime episode: 26 [complete]
Penerbit Indonesia: ElexMedia

Komik tentang kehidupan sehari-hari 6 siswi SMU di Tokyo yang berbeda karakter bersama walikelas mereka yang kekanakan. Chiyo, Sakaki, Osaka, Yomo, Tomo selama tiga tahun di SMU sekelas terus dengan walikelas yang sama, Yukari sensei. Pas kelas 2 baru gabung Kagura, ikut 'meramaikan' suasana di kelas itu.
Ceritanya gak jauh dari kehidupan seputar sekolah, ada pestipal olahraga, pestipal kebudayaan, liburan musim panas, pe-er, dan kehidupan setelah sekolah. Karna perbedaan karakter dari setiap pemainnya makanya sering timbul kejadian-kejadian lucu.
 
Judul "Azumanga" adalah gabungan dari nama Azuma [nama pengarangnya] dengan kata manga [komik]. Sedangkaan "Daioh" diambil dari nama majalah yang menerbitkan komik ini.

Yang unik dari Azumanga Daioh ini adalah komiknya yang berbentuk empat panel. Biasanya setiap halaman terdiri dari dua cerita dengan dua judul berbeda. Tapi isinya masih nyambung dengan cerita sebelumnya.
Komik yang cocok untuk refreshing, ceritanya ringan.

Karakter








Chiyo Mihama [chiyo-chan]
Anak kecil yang jenius, makanya dia udah masuk SMU diusianya yang ke 11 tahun. Tapi kelakuannya tetep aja masih kayak anak kecil n polos, makanya orang menyukainya dan menganggapnya imut. Meskipun kadang-kadang temen-temennya iri juga soalnya Chiyo itu udah jenius, imut, tajir lagi!!








Tomo Takino
Gadis yang sangat aktip dan senang persaingan. Gak mau kalah dari Chiyo n Sakaki padahal udah jelas-jelas dia kalah. Yang paling dodol diantara teman-temannya, paling iseng, jail. Chiyo yang paling sering jadi korban, kayakna demen banget dech liat Chiyo 'menderita'. Kalo tekadnya dah kuat, kadang-kadang dia tak terduga. Tapi menurut veg, dia yang paling kocak








Koyomi Mizuhara [Yomi]
Temenan ma Tomo dah lama, tapi kerjanya berantem mulu ma Tomo. Lagi berusaha buat menguruskan badan, bete kalo ada orang laen yang makan mulu tapi gak gemuk-gemuk. Diantara yang berenam itu, kayakna Yomi yang paling serius n rada tenang [kadang-kadang].

 
Sakaki
Badannya tinggi gede, cantik, jago olahraga, makanya orang pada ngira dia tipe ce 'cool'. Padahal sebenernya diem-diem dia pecinta binatang n demen banget ma kucing. tapi entah mengapa kok kucing-kucing itu malah pada musuhin dia, suka ngegigit kalo mo dielus ma Sakaki. Sakaki juga demen ngasi nama ke boneka.









Ayumu Kasuga [Osaka]
Murid pindahan dari Osaka, makanya dia dipanggil Osaka [fyi, Tomo yang duluan ngasi dia nama Osaka, padahal sendirinya juga orang Osaka]. Osaka ini anaknya suka gugup, lamban, demen ngelamun, suka tidur di kelas. kadang-kadang dia suka mikirin yang nggak-nggak soal hal-hal yang ada di sekelilingnya. Osaka ini yang paling 'akur' ma Chiyo








Kagura
Baru gabung ke kelasnya Chiyo cs pas kelas 2. Dia jago olahraga, bisa dibilang selepel ma Sakaki, makanya dia pengen banget ngalahin Sakaki. Kagura termasuk salah satu 'pasanga berantem'-nya Tomo, sama-sama 'baka' nich








Yukari Tanizaki
Biasa dipanggil Yukari sensei. Guru bahasa Inggris sekaligus wali kelas mereka. Cara ngajarnya rada aneh, n dia juga kekanakan banget. Rada mirip Tomo, orangnya gak mau kalah banget, nyetir mobilnya payah sampe-sampe bikin Chiyo trauma.








Minamo Kurosawa
Biasa dipanggil Nyamo [Yukari sensei yang ngajarin]. Dia guru olahraga, wali kelas di kelas sebelah, sekaligus temen deketnya Yukari sensei. Nyamo guru yang ngetop diantara murid-murid. Sebenernya dia itu kalem, tapi kadang-kadang lepas kendali juga kalo udah 'dikomporin' ma Yukari.

ada salah satu ost anime-nya yang lucu banget, judulnya Tsukurimasho!
lagunya bisa didenger di blog veg yang satunya lagi --> www.bloggaul.com/vega_enz

ini liriknya

Tsukurimashou, tsukurimashou,
Sate sate nani ga dekiru ka na.
Hai, dekimashita.

Nemurimashou, nemurimashou,
Sate sate dare ga ichiban ka na.
Hai, Oosaka-san desu ne.

Hashirimashou, hashirimashou,
Sate sate dare ga ichiban ka na.
Hai, yappari Sakaki-san!

Sawagimashou, sawagimashou,
Sate sate dare ga urusai ka na?
Tomo-chan desu ne.
To mottara, Yukari-sensei desu!

Oyogimashou, oyogimashou,
Sate sate dare ga ichiban ka na.
Hai, yappari, Kagura-san desu ne!

Kore de oshimai!

Oi! Chiyosuke!
Watashi ga detenai zo, watashi ga!

Nanda yo-! Yomi ni torie nanka anno ka yo-!
Nani--!?

Aaa, kenka wa yamete kudasai--

Eeto, eeto, eeto,
A,

Yasemashou, yasemashou,
Sate sate chanto, dekita ka na.
Are-?

Ma-ta shippai de-su!
Kono yaro- iwasete okeba--!

Utaimashou, utaimashou,
Minna de utaeba, tanoshii na. Ehe!

Chiyo-cha-n, atashi ni mo utawasete.
Oi? mochiron ii desu yo!

Hona, ikudee.

Tsukurimashou, tsukurimashou,
Sate sate nani ga dekiru ka na.
A......kore wa......
Taberareru you na, taberarehen you na......
Kore wa na, chaunen.

......Osaka-san. Watashi tabete mimashou ka......?
Chaunen!

CHANCHAN!!


Sung by: Tomoko Kaneda, Rie Tanaka, Chieko Higuchi, and Yuki Matsuoka (Chiyo-chan, Yomi, Tomo and Osaka)


Sabtu, 18 Desember 2010

me aNd his br0wn eyes..


his eyes
Remember the first day when I saw your face
Remember the first day when you smiled at me
You stepped to me and then you said to me
I was the woman you dreamed about
Remember the first day when you called my house
Remember the first day when you took me out
we had butterflies although we tried to hide
and we both had a beautiful night
my eyes


The way we held each others hand,
the way we talked, the way we laughed
it felt so good to find true love
I knew right then and there you were the one
ohhhhhh,

I know that he loves me cause told me so
I know that he loves me cause his feelings show
When he stares at me you see he cares for me
You see how he is so deep in love
I know that he loves me cause its obvious
I know that he loves me cause its me he trust
and he's missing me if he's not kissing me
and when he looks at me his brown eyes tell it so

Remember the first day, the first day we kissed
Remember the first day we had an argument
we apologized and then we compromised
and we've haven't argued since
Remember the first day we stopped playing games
Remember the first day you fell in love with me
it felt so good for you to say those words
cause I felt the same way too
The way we held each other's hands,
the way we talked, the way we laughed
it felt so good to fall in love
and I knew right there and then that you were the one

I know that he loves cause he told me so
I know that he loves me cause his feelings show
When he stares at me you see he cares for me
You see how he is so deep in love
I know that he loves me cause it's obvious
I know that he loves me cause it's me he trust
and he's missing me if he's not kissing me
and when he looks at me his brown eyes tell it so

I'm so happy, so happy that your in my my life
and baby now that your apart of me
you've showed me
showed me the true meaning of love(the true meaning of love)
and I know he loves me

I know that he loves me cause he told me so
I know that he loves me cause his feelings show
When he stares at me you see he cares for me
You see how he is so deep in love
I know that he loves me cause it's obvious
I know that he loves me cause it's me he trust
and he's missing me if he's not kissing me
and when he looks at me his brown eyes tell it so


He looks at me and his brown eyes tell it so
lyrics song by Detiny's Child..

he is My boyfriend..
he is paistani boy,,
his name is Sohail Ahmad Khan..
i love him so much..
buat i dont why i love him so much..
hahaha...
his smile, his joke, his laugh..
i missing all about him everyday..

aahh...
aku kangen sekali dengan aksen Ingris Pakistannya,,
wlaupun terkadang membuat ku bingung dengan apa yang dia katakan..
hahaha...
but his voice is so sexy for me,,,:)
haha...

i hope he will be my husband..
Ya Allah..jika memang dia yang terbaik untukku maka dekatkanlah aku padanya..
namun jika dia bukanlah yang terbaik untukku maka jauhkanlah...

Allah please give him to me...
amieenn.....





Sabtu, 27 November 2010

Jangan Putus Asa [Don't give up]

Ketika semua serba salah, sebagimana biasanya. . .
ketika jalan yang kau tempuh terasa mendaki,
ketika berbagai masalah kau hadapi.
dan kau ingin sekali tersenyum, tetapi kau terpaksa mengeluh..
ketika semua urusan terasa agak membebanimu,
Istirhat kalu perlu, tapi jangan berhenti..

Hidup ini aneh bila tanpa lekuk dan liku..
seperti yang kadang-kadang kita alami..
dan banyak kegagalan yang kita jumpai,
ketika semestinya kita berhasil, ada saja yang  menghalangi;
namun jangan menyerah kendati gerak maju tampak lambat,
siapa tahu berhasil pada usaha berikutnya..

keberhasilan adalah sisi lain kegagalan,
seperti tinta perak dibalik awan keraguan ,
dan kau tak pernah tahu seberapa dekat tujuanmu,
mungkin sudah dekat ketika bagimu terasa jauh;
maka tetaplah berjuang bahkan ketika hantaman semakin keras,

ketika segalanya tampak sangat buruk,
kau tetap tak boleh berhenti..

Tetaplah semangat....!!!

Senin, 22 November 2010

someday we'LL know

u always ask to me, why i m so love n miss u??
i dont know too...
now i learn not need many reason n many time to love,miss u..
its same llike the question did no have answer..
same like Why Samson loved Delilah?do u know?
why romie with juliete??

Someday we'll know why...
If love can move a mountain
Someday we'll know Why the sky is blue
why we ar so far.. maybe Allah have beautiful plan for us,
why u love me n miss me..
Someday you'll know that I was the one for you..

so lets the time will answer all that question, just let it flow..
lets we enjoying ur love, loving, missing, caring, each other..
lets we enjoying the fight, the debate, the different, the obstacle ,the problem..
just u and me can feel it all..
lets we learn that the differencess its make ur love so rich.. so powerfull..
like a flowetr park, if there just one kind of flowers it didnt look beautifull, but if in the park there ar many different of flower, different kind, different color its make the park so beautifull, isn't it??

so what will happen in the next,,
lets we face it together, u n me...
what happen in the next please remember that i love u so much..
i love u all the way, i love u full..full capacity..hahaha.
i'LL nver Let u 9o..

maybe im not perfect, maybe im not prety like angel,
but i offer you a sincere love of my heart..
the love will never end 4ever..
Insya Allah if Allah give me permission to accompany u all my live..

so honey, would u try to do it with me? cos i love u so much my ...
uuuuuMMMMaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh..............

aku dah kawin sekarang oleh: Tuah Mohd Bakheet

Aku dah kawin sekarang. istrii aku memang sangat baik . Tapi dia tidak seperti yang aku harapkan masa kami belum menikah dulu. Masa belom kawin, aku lihat dia memang seseorang yang pendiam, jarang sekali bicara dengan laki-laki. aku suka cara dia. jadi memang susah juga aku jika coba tegur dia waktu itu.. segan sekali. Memang begitu lah kalau aku tegur. Tapi aku suka dia seperti itu, jadi tidak ada lah cemburu sebab dia jarang bergaul dengan laki-laki..

Cantik? Memang lah, kalu tak aku mau lah aku jadikan istri. Haha. Cantik kalau menurut aku. ada orang lain yang coba usaha juga mendapatkan dia. tapi sory y ga dilayani. Haha. Memangnya pasar. akhirnya aku yang dapat, memang rasa bangga sekali. hehe..
OOps lupa lak aku kasih tau namanya. Nama panggilan dia Ara. Nama betulnya dirahasiakan.  Hoho..

Aku usaha cara yang baik lah, pergi menjumpai bapak dia dluu. gentlemen beb! perbincangan lembut dengan bapak dia. Err, bapak dia nama Marzuki.. Bapak dia ini punya jenis suara berat dan nada tinngi.. Pergh, memang kena kutuk kau2 la gua. Sebabnya, bila dia tanya kenal tidak dengan anaknya? aku tak bayak bicara. Bapak dia tanya lagi, kenapa mau menikahi anak saya? aku bilang senang dengan anaknya. kenapa senang? aku bilang tak tahu.. Habis kalu tak dapat anak dia? Bapak dia bersuara lagi, “kau ini, bagaimana kok mau menikah dengan orang yang tak kau kenal? aku jawab, setelah kawin lah saya akan lebih mengenal dia pakcik.. setelah itu bapak dia diam.

waktu itu aku ras langsung ngedown. Bapak dia sepertinya menolak mentah-mentah permintaan aku.. Ke dia saja aku ingin uji kehebatan cinta aku?? Huhu.. waktu itu aku dah terpikir akan usaha calon lain je. Aku memang ade lagi seorang yang aku suke. Haa yang ni gua memang suka sekali. Yang ni pula nama dia Ika. aku memang serasi lah dengan cewek  ni. Haha.. Tapi akhirnya malah orang lain yang aku pinang.

Hari keputusan lamaran aku akhirnya tiba. Keputusannya.. jeng3.. tak seperti yang aku sangka. Haha. jika Aku ingat kena tolak, akhirnya family dia terima. Warghh happy gia. Alhamdulillah. So, memang sudah lah tak ade jodoh aku dengan Ika. waktu aku beri tahu Ika aku akan kawin, dia trima saja. Kejam sekali aku. Dia kata semoga aku bahagia.. setelah itu kami dah tak saling jumpa.
Lepas akad nikah, sah lah aku sebagai suami Ara. Happynye aku Tuhan je yng tau.. di rumah.. dia biasa saja, cool je.. Sepatah aku tanya, setengah patah dia jawab. Kalu aku tak buka mulut, memang tak berbunyilah rumah kita..

Ara tidak begitu pendiam. Kadang2 dia bersuara jga.. Tapi bagi aku yang jenis suka banyak bayak omong ni, Ara bukan jenis yang boleh bawak borak sangat. Bila aku cakap bicara sesuatu, dia seperti kabur... Macam tak supportive sangat. tpi lama2  aku kok merasa.. oh boringnya..  Yang dia tunjukan hanya snyumnya saja.. sedih

aku ni  perokok. Tapi bini aku pula memang seperti fobia sekali dengan asap rokok. Bau nafas aku yang bersisa rokok pun, dia mesti batok.. tak bau rokok pon dia dah selalu batok. Uhuk3 gitu.. karna sayang bini, makin lama makin kurang aku merokok..  kalu ingin aku merokok dikantor saja.

Bini aku kerja di hospital, bagian obat-obatan.. Aku tak suka bau ubat, mesti pening kelapa.. setiap hari aku antar dia, jemput lagi dia dihosspital. ketika waktu aku jemput, memang lah baju dia bau obat sangat. So aku akan selalu buka jendela mobil, sangat tidak nyaman..

Ada satu hari tu, masa hujan lebat. , aku dah pening-pening lalat sekali.. Bau ubat.. Dengan konsentarsi yang sedikit, kami kecelakaan! kami tabrak orang didepan. di hospital, doktor kata bini aku keguguran akibat musibah tu. Hah??

Rupanya dia mengandung dua bulan.. Ara sendiri pun tak tahu.. Ya Allah!!

Lepas kejadian tu aku terus suruh Ara berhnti kerja. di rumah sja.. Aku dah korbankan rokok aku, so dia harus korbankan pekerjaan dia. Aku dah tak tahan bau ubat!! Aku seorang saja bekerje dah cukup untuk biaya hidup kami!

Dekat setahun kami kawin, Ika tiba2 datang, dia kata masih sayang dengan aku, akan aku ambil dia jadi bini no. 2.. Dia sanggup..

Alamak ni dah bgtu menbingungkan.. Padahal aku baru sje kawin. Mungkin Ika yakin yang kami sangat serasi dan saling memahami, so dia berani propose dngn aku. kmudian aku teros terang sje lah, aku cakap ke dia, And banyak beda yang kami  tak de persamaan. Ara memang tak banyak berbicara. Kalu aku coba buat lawakan, dia sperti tak tangkap sje. Sedih btol..  Kalu jumpa tmn2 aku dia diam saja. Dah  hari-hari dia suka masak msakan yang sama.. Jarang lah dapat makan yang lain lain. Kcuali makan luar. Itu pun dia akan order makanan sama sje.. Haha macam tu lah bini aku.. Lucu lak..

Tapi kami masih cuba memahami hati masing2.. Aku cuba biasakan diri dengan bau ubat2 di baju2 Ara dulu, cuba brenti merokok waktu awal2 kawin dulu.. Ara pun dah tak kerja, dah cuba belajar msakn lain.. Aku ksih tau Ika, rumah tangga kami bahagia. Aku tak bisa menduakan dia.. Aku memang sayangkan dia. Ika terpaksa terima keputusan tu. Itu memang terakhir kami bjumpa.

Kini, kami dapat rezeki sorang anak, dah besar, dekat 4 tahon la.. tp dah pandai mengaji sdkit2. Semua berkat ketekunan  bini aku. pljran agama, mengaji dia mmg bagus. Anak aku Hafiz, memang dia train elok2 ngaji alQuran.. Alhamdulillah, semoga esok2 dia jadik anak yang soleh. Bagi aku itu la investment yang sangat2 menguntungkan!

Tapi sebenarnya dalam tempo itu, kami tak seperti pasangan yang lain,. Makin hari aku makin bosan dengan rumah tangga kami. Ara memang suka menyepi, jarang bicara panjang2. Aku pula suka keluar  dngan kawan2. Makin lama makin jarang aku duduk rumah. setelah malam baru balik, bini dah tidor. Esoknya pagi2 aku dah  prgi kerja.. Dalam tempo tu juga, aku sebenarnya asyik keluar dengan seorang tmn krja aku. Nama dia Lisa. orng baru di ofis aku.. Berbekalkan muka yang agak lumayan inii, dia macam terpikat  lah dgn aku. So dialah yang slalu aku ajak kluar malam, teman aku jln2, kadang2 sampai pagi!

Aku sedar aku seolah2 mempergunakan dia untuk hiburkan hati aku.. Teringin nak kawin dngan dia, takut kecik hati si Ara pula.. Dengan Lisa lah tempat aku luapkan perasaan, kadang2 aku mrah2,  stlah itu minta maaf, dia kata tak pal.. Tapi aku memang terhibur bila dkt dngan Lisa. Bini aku dirumah, dengan anak aku jarang sangat aku luangkan wktu..

Ara sadar akan perubahan aku dari hari ke hari. Dia mula sadar aku ada prempuan lain. Satu hari dia blg, dia izinkan kalu aku mau awin lagi, tapi mesti dengan wanita yang baik, sebab dia tak mahu pelajaran Hafiz terganggu. Aku pelik, apa kaitannya??

Dan aku terfikir,apa Lisa itu wanita yang baik? Pakaian hari2nya ketat, make up di muka 2 inci macam tak bleh kena air, tak ambil air sembayang kah?tak sembayang kah? apa cuti sepanjang tahon?!

So aku tahan dulu keinginan kawin dngan Lisa. Terfikir lepas kawin boleh nasihat sikit2, tapi time bencinta pon asyik lawan ape aku cakap. So sad!..

Ketika perkahwinan aku dngan Ara mencpah 4 tahun, rumahtangga kami ditimpa cobaan yang maha besar. Ara mulai jatoh sakit, batuk dia makin buruk, akhirnya masuk hospital. Dan saat itulah baru aku diberitahu, Ara mengidap penyakit kanker tenggorokan. Ya Allah!!

Doktor ksih tau, Ara dah lama sbenarnya kena kanker tu, penyakit yang akan buat dia slalu batuk, dan trpaksa menahan sakit bila berbicara! Aku rasa bagai kena tusuk dengan anak panah yang tumpul bila dengar hal tu!! Pantas lah Ara jarang sangat bicara. Kenapa dia tak kash tau aku??

Doc tu cakap lagi, penyakit tu makin lama makin buruk, dan berpengaruh ke jantung. Sebab pernafasan dia selalu kurang dari sepatutnya. So jantung jadi lemah.. So itulah yang menyebabkan Ara jatuh sakit. Jantung dia skarang makin rusak akibat kanker tu.

Jadi bagiman dia bisa ajar anak aku mengaji? Doktor tu blg, memang ada ubat utk diminum sebagai pelicin dalam tenggorokn. Tapi hanya untuk mngurangi rasa sakit, dan ia bertahan sebntar je.. Tapi Ara tak boleh selalu minum sebab ubat tu sangat mahal!!

Aku buntu..

Masa itul ah baru aku terfikir, kami tak pernah saling berbagi, tak penah bicara.. Mgkin itu hikmah dia.. Tapi aku tak sadar selama ni.. Aku asyik tinggalkan dia, bergembira dengan prmpuan lain.. Dia pula sanggup tanggung derita setiap kali perlu menjawab pertanyaan aku. Dan tak pernah luarkan pderitaannya ke aku..

Jantung Ara dah lemah sangat, doktor blg mungkin Ara tak dapat bertahan lama.. Aku menangis depan doktor itu puas2, wlapun doktor prmpuan. Aku dh tak prduli. Aku menyesal dgn cara aku melayani Ara selama ni.

Dia dah bagi aku macam2, jaga makan minum, pakaian aku, ajar anak kami mengaji, memang tak penah mlawan apa aku blg, apa aku suruh..

Aku suruh dia benti kerja dulu, dia ikut. Walaupon di rumah dia tetap baca buku ttg ubat-ubatan! Dia minat sangat dengan pekerjaan dia.. Maafkan abang Ara..

aku balik rumah mau mandi sbntar, aku sempat tengok kembali kenangan2 kami.. Aku lht2, aku tmukan kotak seserahan wktu kami kawin dulu. Ada satu kotak jam, jam yang aku pakai sekarang.. Aku terkejut ada sehelai kertas dalam tu. Mula2 ingat kertas lipat2, tapi rupanya sepucuk surat!

1 July 2007,

Buat suami yang baru kupunya,

Terima kasih karena menawarkan cintamu,
Yang ku tunggu-tunggu sejak kita mula bertemu dulu,
Ku juga benar-benar cinta padamu,
Dan kumenangis waktu dirimu melamarku

Buat suamiku yang baru kupunya,

dari luar mungkin aku nampak sempurna,
dari luar mungkin penuh pesona,
Tapi diriku bukanlah sesempurna yang abang sangka,
Karena suaraku bukan kepunyaan kita

Buat suamiku yang baru kupunya,

Andai abang ingin melihat Ara ketawa,
Ara hanya mampu tersenyum pada abang,
Andai abang mau Ara berjenaka,
Mungkin Ara kan menangis dibahu abang,

Kerana Ara tak mampu berbica,
Seperti orang lain berbicara,
Kerana Ara tak mampu ketawa,
Seperti orang lain ketawa

Jika membaca surat ini akan meleburkan cinta abang,
Ara pasrah dan relakan abang menjauhi,
Jika membaca surat ini Ara tetap dihati abang,
Ara sujud sejuta syukur pada Ilahi..

salam sayang,
Isteri yang menyanjungmu.

*Ara selitkan surat ini dalam kotak jam abang, semoga abang mudah terlihat surat ini..


Berderai lagi airmata jantan aku. Kenapa aku tak terbaca surat ni 4 tahun dulu? Kenapa aku tak tahu penderitaan Ara awal2 dulu? Kenapa baru sekarang?

4 tahun usia perkahwinan kami, Ara beri aku segala2nya.. dan paling penting dia bagi seorang anak yang lucu dan bijak. Tapi apa yang pernah aku beri pada Ara?

Mulai saat tu aku jaga Ara sepenuh hati. Hari-hari memang kerja pulang balik hospital. Masuk kntor pun hnya sbntar. Anak aku kasih kakak Ara yang jaga. Masa tu aku dah bingung. Sangat tak terurus. Baru aku sadar pentingnya Ara dalam hidup aku.

Dalam keadaan Ara yang agak lemah, aku minta izin doktor untuk bawa dia liburan. Aku mau temani dia puas2. Aku mau bahagiakan dia dalam sisa2 hayat dia. Biar dia terlupa akan derita dia. Saat itu dia menangis di bahu aku. Sejak dia sakit kami hanya berbalas tulisan di kertas.. dan kertas2 tu aku kan simpan sampai jika...

Dia tulis dia tak menyesal kawin dengan aku. Dia tulis sangat bahagia hidup dengan aku. Siap cuba lukis gambar orang senyum.. haha.. Ya Allah hari2 itu kami sangat bahagia. Namun Ara dah makin lemah. Aku dah tak mampu lhat dia mnderita. Setiap kali dia mau tarik nafas, sangatlah azab pada aku melihatnya.

“Ya Allah, jika Kau masih panjangkan hayat isteriku, Kau berilah aku separuh kesengsaraannya, biar kurang kesensaraannya Ya Allah.. Tapi jika hanya kematian yang dapat mematikan sengsara isteriku, aku redha Ya Allah..”

Aku x tahu apa lagi boleh aku buat.. Aku bacakan Yaasin ditelinganya berulang-ulang, biarkan anak kami dipangkuan memeluk-meluk ibunya..

Akhirnya Tuhan menjemputnya kembali. Aku pasrah. Kesedihanku terubat bila kulihat dia pergi dengan tenang. Sempat kuajarkan Syahadah.. dan dahinya berpeluh jernih. Lalu kukucup buat kali terakhir..

Kini, hmpir 5 tahun prkawinan kami, tinggal aku dengan Hafiz, dengan helaian2 tulisan terakhir Ara..

(T.T)

Hanya Copas dari Blog temen,..tp insya allah terkesan.... baca sampe selesai ya..

Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan Saya menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.

Dua tahun dalam masa pernikahan,saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan.

Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.

"Mengapa?", dia bertanya dengan terkejut. "Aku lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan". Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya? Dan akhirnya dia bertanya, "Apa yang dapat ku lakukan untuk merubah pikiranmu?".

Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, "Aku punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam hati ku, aku akan merubah pikiran ku: Seandainya, aku menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati.

Apakah kamu akan melakukannya untuk ku?" Dia termenung dan akhirnya berkata, "aku akan memberikan jawabannya besok.". Hati saya langsung gundah mendengar responnya.

Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan ...

"Sayang, aku tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan aku untuk menjelaskan alasannya." Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya melanjutkan untuk membacanya.

" Sayang, ketika kamu mengetik di komputer lalu program-program di PC-nya kacau dan akhirnya kau menangis di depan monitor, aku harus memberikan jari-jari ku supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya dan kamu bisa menyelesaikan pekerjaanmu.

Sayang, kamu juga selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki ku supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika pulang.

Sayang, kamu suka jalan-jalan ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata ku untuk menunjukkan jalan kepadamu.

Sayang, kamu selalu sakit dan pegal-pegal pada waktu "teman baikmu" datang setiap bulannya, dan saku harus memberikan tangan ku untuk memijat kakimu yang pegal.

sayangku, ketika kamu sedang diam di rumah, dan aku selalu kuatir kamu akan menjadi "aneh". Maka aku harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang saya alami.

sayangku, kamu terlalu sering menatap layar kaca TV dan Komutermu serta membaca buku sambil tiduran dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu, maka aku harus menjaga mata ku agar ketika kita tua nanti, aku masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu. Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu.

"Tetapi sayangku, aku tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, aku tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku. Sayangku, aku tahu, ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari aku mencintaimu. Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku, tidak cukup bagimu. Aku tidak bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakan mu."

Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya.

"Dan sekarang, sayangku, kamu telah selasai membaca jawaban ku. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, aku sekarang sedang berdiri disana menunggu jawabanmu. Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagia ku bila kau bahagia."

Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku.

Aku peluk dia penuh kebahagiaan, oh, kini aku tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai aku lebih dari dia mencintaiku.

Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, padahal tanpa kita sadari Cinta itu telah terwujud dalam bentuk yang lain walau tidak sesuai dengan wujud yang kita harapkan

Seringkali kali kita menuntut Cinta kepada pasangan kita, namun jarang terfikir oleh kita sejauhmana Cinta yang telah kita berikan padanya. Berikan Cinta Kasih yang tulus kepadanya, kalaupun dia belum membalasnya yakinlah Allah pasti akan membalas dan membisikkan CintaNYA kepadanya untuk diberikan kepada kita.

Di bawah naungan ajaran Islam, kedua pasangan suami istri menjalani hidup mereka dalam kesenyawaan dan kesatuan dalam segala hal; kesatuan perasaan, kesatuan hati dan dorongan, kesatuan cita-cita dan tujuan akhir hidup dan lain-lain.

Di antara keagungan al-Qur'an dan kesempurnaannya, kita melihat semua makna tersebut, baik yang sempat terhitung atau pun tidak, tercermin pada satu ayat al-Qur'an, yaitu:"Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka." (al-Baqarah:187)